Soal UKOM Bidan 2019 pdf Edisi 38 - UKOM Kebidanan -->

Soal UKOM Bidan 2019 pdf Edisi 38

Soal UKOM Bidan 2019 pdf Edisi 38


Berikut ini kami sajikan Contoh Latihan Soal Uji Kompetensi (UKOM) Kebidanan Edisi Ke 38 beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan Lengkap Pdf doc


Soal UKOM Bidan 2019 pdf Edisi 38
Soal UKOM Bidan 2019 pdf

Hai teman-teman semuanya, apa kabar kalian. Berikut ini kami siapkan latihan soal-soal uji kompetensi Bidan yang disertai kunci jawaban. Selamat belajar teman-teman


1. Seorang Ibu bersalin bernama "Ny.Han" berada di "Klinik YY" dengan melahirkan secara spontan pada jam 14.00. Bidan memperkirakan darah Ibu tersebut bahwa perdarahan diga perempat botol ukuran 500 mL.

Baca Juga


Jumlah darah yang hilang pada "Ny.Han"tersebut adalah sebanyak …

a. 325 ml
b. 400 ml
c. 375 ml
d. 300 ml

Jawaban : c. 375 ml
Rasional :
(3 x 500) / 4 = 375 ml



2. Memperkirakan sebuah kehilangan darah pada kala 4 merupakan salah satu cara untuk …

a. Menilai kondisi Ibu
b. Mengukur vital sign
c. Menilai kondisi bayi
d. Menilai kontraksi uterus

Jawaban : a. Menilai kondisi Ibu
Rasional :
Secara umum menilai perdarahan berarti menilai kondisi ibu post natal



3. Seseorang Ibu yang bernama "Ny.Keke", dengan riwayat saat ini G = 2, P = 2, Ab = 0, bersalin di Rumah Bersalin secara spontan pada pukul 20.00 WIT. Bidan memperkirakan bahwa terdapat kehilangan darah sebanyak satu per tiga botol ukuran 1500 ml, Serta tidak ada perubahan tanda vital pada Ibu tersebut.

Berapakah jumlah darah yang hilang pada "Ny.Keke" tersebut ?…

a. 500 ml
b. 1000 ml
c. 250 ml
d. 100 ml

Jawaban : a. 500 ml
Rasional :
(1 x 1500)/ 3 = 500 ml



4. Salah satu cara lain untuk memperkirakan kehilangan banyak darah selain dengan mengukur dengan botol air minum yang bisa dipenuhi darah, yaitu dengan cara…

a. Melihat perubahan tanda vital
b. Melihat perubahan pada tubuh
c. Melihat perubahan pada kaki
d. Melihat perubahan pada muka

Jawaban : a. Melihat perubahan tanda vital
Rasional : cukup jelas
TTV terutama tekanan darah dan nadi dapat mengindikasikan seberapa parah pasien mengalami perdarahan.



5. Bila perdarahan dapat menyebabkan terjadinya perubahan TTV maka jumlah darah yang keluar telah mencapai 1000-1200 ml, akral dingin, tekanan darah sistole dibawah 85, denyut nadi sangat lemah dan penurunan kesadaran merupakan pengertian dari …

a. Estimasi sistomatik
b. Hipotensi
c. Hipovolemik
d. Syok hipovolemik

Jawaban : d. Syok hipovolemik
Rasional : cukup jelas
Syok hipovolemik merupakan kondisi dimana tubuh kehilangan banyak cairan yang disebabkan banyak faktor seperti perdarahan, luka bakar ataupun kondisi lainnya. Hal ini dapat ditandai dengan ciri-ciri yang telah disebutkan didalam kondisi pasien diatas yaitu perdarahan yang sangat banyak,  tekanan darah sistole dibawah 85, denyut nadi sangat lemah dan penurunan kesadaran.



6. Seorang perempuan bernama "Ny.Rs" berumur 23 tahun melahirkan anak pertamanya disebuah "Klinik Tu". Pasien mengalami robekan perineum yang mengenai mukosa vagina, Fourchette posterior, kulit perineum, dan mengenai otot perineum.

Tindakan yang dilakukan pada Ibu tersebut adalah …

a. Memantau vital sign
b. Memperkirakan kehilangan darah
c. Melakukan manual plasenta
d. Melakukan penjahitan perineum

Jawaban : d. Melakukan penjahitan perineum
Rasional : cukup jelas, didalam data pasien mengalami robekan perineum, maka harus segera melakukan hecting



7. Pada pasien nomr 6 yaitu Ibu tersebut terjadi robekan derajat …

a. Derajat I
b. Derajat II
c. Derajat III
d. Derajat IV

Jawaban : b. Derajat II
Rasional :
Robekan perineum ini di bagi menjadi empat, yaitu robekan derajat 1,2,3, dan 4.
  1. Derajat 1 : Robekan derajat pertama meliputi mukosa vagina, fourchette dan  kulit perineum tepat dibawahnya.
  2. Derajat 2 : Robekan derajat kedua meliputi mukosa vagina,  fauchette  posterior, kulit perineum,otot perineum.
  3. Derajat 3 : Robekan derajat ketiga meluas sampai mukosa vagina, fauchette posterior, kulit perineum, otot perineum, otot spinter ani eksterna.
  4. Derajat 4 : Robekan derajat keempat mengenai mukosa vagina, fauhette posterior, kulit perineum, otot perineum,otot spinter ani eksterna, dinding rectum anterior.



8. Pada kasus nomor 6 diatas, menjahit robekan perineum pada Ibu tersebut dilakukan dengan cara …

a. Dengan catgut yang dijahitkan secara jelujur
b. Pinggir yang bergerigi diratakan lalu digunting, otot dijahit dengan catgut dan kulit perineum dengan benang sutra secara terputus-putus
c. Tidak perlu dijahit
d. Mula-mula dinding vagina depan rectum yang robek dijahit kemudian perineal dan fasia septum retrovaginal dijahit dengan benang sutra

Jawaban : b. Pinggir yang bergerigi diratakan lalu digunting, otot dijahit dengan catgut dan kulit perineum dengan benang sutra secara terputus-putus
Rasional : cukup jelas
  • Robekan perineum yang melebihi derajat 1 harus di jahit  dengan penderita berbaring secara litotomi dilakukan pembersihan luka dengan cairan anti septic dan luas robekan ditentukan dengan seksama.
  • Pada derajat 2, setelah diberi anastesi local otot-otot diafragma urogenetalis dihubungkan digaris tengah dengan jahitan dan kemudian luka pada vagina dan kulit perineum ditutup dengan mengikutsertakan jaringan dibawahnya.
  • Pada derajat 3 dilakukan dengan teliti : dinding depan rectum yang robek dijahit, kemudian fasia prarektal ditutup, dan muskulus sfingter ani eksternus yang robek dijahit. Lakukan penutupan robekan.
  • Sedangkan pada derajat 4 dilakukan rujukan.


Sumber : Kumpulan Soal UKOM Bidan Indonesia

Baca Juga :

Demikianlah artikel yang singkat dengan judul Soal UKOM Bidan 2019 pdf Edisi 38, semoga teman-teman ukombidan.blogspot.com terus belajar latihan soal-soal Uji Kompetensi diblog kita ini. dan ayo ramaikan blog ini dengan mengajak teman-teman lainnya untuk belajar latihan soal disini, karen akami akan berusaha untuk update latihan soal-soal khusus teman-teman semuanya. Terimakasih atas kunjungannya dampai berjumpa lagi.

Related Posts

0 Response to "Soal UKOM Bidan 2019 pdf Edisi 38"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel